Free Dive di Karimunjawa Part 1 – December 2011

Lagi lagi teman saya Areiyando mengirim YM, ngajak ke Karimunjawa, waktu itu dia masih di ranah Arab, dalam dua hari dia akan pulang ke Indonesia untuk vacsination….maksudnya vacation hehe. Tanpa pikir panjang langsung saya sambut umpan lambung dia. Satu hari menjelang keberangkatan ada update info, saya diminta ajak satu anak saya karena ada ponakan dia yang batal berangkat. Tadinya saya akan ajak Ian, sebagai anak paling tua yang paling banyak memikul tanggung jawab dia harus mendapat kesempatan pertama, tapi apa daya malang tidak dapat ditolak, dia baru saja kena grounded seminggu, terpaksa pilihan jatuh ke tangan adiknya, Aria.

Jumat sore saya dan Aria bergerak ke Lebak Bulus, meeting point dengan keluarga Areiyando di atas bus Bajeu! Cupika cupiki dengan seluruh keluarganya dan kru beus, tak ketinggalan pedagang asongan yang kebetulan sedang ada di dalam bis pun saya cium…hiiiiii lebay deh… Bus trayek Jakarta-Jepara dengan label Royal Executive Class cukup nyaman, dilengkapi toilet, AC, PIDEO, dan WIFI….mantab banget, jaman dulu masih suka naik bis Bandung Jakarta, kayaknya paling top kalau ada Pideo, sekarang ada WiFi euy…hebat ga tau beneran jalan apa nggak tuh WiFi. Perjalanan dimulai sejak jam 5 sore, sepanjang perjalanan di iringi video karaoke band band terkenal, mulai dari Kangen Band, Wali, Dewa, sampai group band paporit Yando….Cherrybell….duuhhh lutunaaaa….wakakakakak maklum buat engineer perminyakan yang baru turun dari lapangan Arab, memang perlu penyegaran dengan menonton suguhan group-group macam cherrybell dan seven icon hihihi.

Yando dan Arik

Bis terus membelah jalan tol Cikampek menuju arah timur, saya sempet tertidur dan terbangun beberapa kali sampai akhirnya kita sampai di sebuah restoran untuk makan malam, yup makan malam khas penumpang bis yang sudah dijatah itu loh. Lanjut lagi ke arah timur dan akhirnya sampai di Jepara jam 5 pagi, turun di terminal dalam keadaan hujan rintik2 yang lebat…..rintik2 tapi lebat gimana sih? ya maksudnya rintik2nya agak banyakan hehe. Team kita ada Yando, Nuri, Adam, Arik, Tatang, Mila, Mamah, Pitor, Saya dan Aria, naik 5 buah beca yang penuh dengan travel bag, ransel dan gembolan lainnya, becak di kotanya RA Kartini ini sedikit ngetril alias agak mendongak posisi duduknya, pagi2 enak juga naik becak ke pelabuhan. Pelabuhan masih sepi, cuaca masih mendung dan gerimis, agak males memang suasananya dan kita harus menunggu sekitar 2 jam karena kapal berangkat sekitar jam 8 pagi, serombongan demi serombongan muda mudi backpacker mulai berdatangan, mulai dari yang naik angkot sampai yang bawa mobil sendiri dan diparkir di pelabuhan.

Satu persatu rombongan bergerak menuju kapal di ujung dermaga, rata2 mereka adalah mahasiswa dan mahasiswi, tidak banyak yang membawa anak-anak seperti rombongan kami. Ini adalah tahun 2011, dimana istilah backpacker menjadi tren dalam wisata di dunia, ….mmmm atau udah dari dulu kali ya hehe cuman saya aja yang kuper. EO atau penyelenggara perjalanan wisata bertebaran di situs2 internet dan mereka perang harga menawarkan paket2 yang cukup pas untuk kalangan mahasiswa atau pekerja kantoran.

Kapal Fery yang akan mengantar kita ke pulau Karimunjawa ukurannya kira2 1/2 dari kapal2 Ferry penyebrangan Merak-Bakauheni, kalau dijejali mobil dari haluan sampai buritan kira2 hanya muat 8-10 saja. Di dalam ada 2 kasta, executive yang pake AC (kapasitas kira2 48 seat saja) dan kasta ekonomi yang dilengkapi kursi plastic keras dan tanpa nomer tempat duduk, alias siapa cepat dia dapat. Perjalanan ini dilengkapi pula dengan video karaoke Ayu Ting Ting…halah…. Perjalanan 6 jam ke Karimunjawa benar benar merupakan cobaan tersendiri. Saat itu ombak besar sekali, kapal sebesar itu berayun depan belakang, kiri kanan, beberapa penumpang mulai mabok, anak2 sudah dikasih doping Antimo, Yando sang juara mabok juga sudah minum sebelum berangkat……saya nggak!!! Dan akibatnya….eneg boss…. kepala mual perut pusing. Coba pindah tempat ke balkon, agak mendingan tapi tetep aja pusing liat laut naik turun, beberapa penumpang ambil posisi ala pengungsi dengan tiduran di lantai…lumayan, anak2 yang doping Antimo tampak segar bugar berlarian. Bapak-bapaknya yang teler hehehe.

Kapal Ferry

Kursi ekonomi

Akhirnya sekitar jam 3 atau jam 4 sore perjalanan yang melelahkan diatas kapal ini berakhir juga, dan kita merapat di pelabuhan Karimunjawa, Alhamdulillah… Pemandangan menakjubkan pertama disini adalah, lautnya benar2 bersih!!! Baru kali ini liat pelabuhan air lautnya bening dengan ikan ikan kecil dan koral2 bertebaran di sepanjang pilar-pilar dermaga. Benar2 menakjubkan, rasanya pengen nyebur aja.
Dari pelabuhan ini kita sudah dijemput dengan minibus pengelola dan diantar ke homestay yang ternyata jaraknya hanya sekitar 500-600 meter saja, cuman sekali belok kiri sampe deehhhh. Di Karimunjawa listrik hanya ada dari jam 6 sore sampai jam 6 pagi, jadi waktu sampai kita sedikit gelap-gelapan, tapi hidangan sudah tersedia, menu utama ikan goreng!
Menjelang senja kita sempetin ke cafe pinggir pantai dekat penginapan untuk nyobain minuman jahe hangat…belum begitu semangat, mungkin karena cape di perjalanan dan bete ga ada listrik, tapi di cafe itu ada generator jadi alunan musik jazz dari dalam ruangannya cukup menghibur lah.
Malam itu kita tidur di homestay berkapasitas 8 kamar, 4 kamar di isi oleh rombongan kita, 4 kamar lagi di isi rombongan mahasiswa Unjani Cimahi Bandung.
Besoknya kita sudah dijemput oleh pemandu wisata, bapak2 tersebut memperkenalkan dirinya dengan nama Kucing….ya bukan salah ketik, dia menyebut dirinya pak Kucing….pleased to meet you Pak Kucing, my name is Anjing…..tuh temen saya Babi…hehehehe aya aya wae…..Acara hari ini adalah snorkling seharian ke arah timur. Cuaca mendung berat, anak2 sudah siap dengan pakaian renang, alat macho berupa lotion tabir surya sudah disapukan ke seluruh permukaan kulit….inget slogan kosmetik yang bunyinya begini: Hitam….??? Memang dari dulu kekekekeke…. Kita jalan kaki ke arah dermaga, sepanjang pagi banyak rombongan lain yang menuju ke dermaga, semuanya punya jadwal sendiri2, rata2 snorkling, cuman bisa saja lokasinya sama atau beda lokasi. Sampai di dermaga kita bergegas naik kapal kapasitas 40PK, ukuran kapalnya cukup besar, bisa muat 20-30 orang, awan hitam sudah mulai menggantung, dan benar saja hujan datang….deras sekali, tapi kita tetap berlayar…..jarak pandang paling hanya 200-300 meter saja, serem juga melaut dalam keadaan hujan lebat begini. Tapi hujan lebat ini gak terlalu lama, paling sekitar 30-45 menit saja, ditengah laut di dekat sebuah pulau kita berhenti, dibawah dasar laut terlihat coral2 yg indah…yupe….. airnya jernih sekali, cuaca sudah terang disini, walaupun di arah dermaga tadi mendung masih menggantung. Orang2 bergegas pakai google dan snorkle, pasang kaki katak juga siap2 terjun dengan pelampung, saya nggak pintar berenang, bisa berenang cuman gaya bebas dan dada saja, itu juga kalau berenang dari satu sisi kolam nyebrang ke sisi kolam yg lain, di laut beda ceritanya hehe, tapi kan pake pelampung, jadi ga akan tenggelam. Pelan-pelan saya coba nyemplung wiiiiiiii bagus banget pemandangan coral dibawah ya…..anak saya juga takut2 untuk nyemplung ke laut, tapi saya ajak aja dan mulai enjoy liat pemandangan bawah laut. Kang Tatang , Yando dan Adam anaknya, lincah banget nyelem dan foto2 bawah laut, saya coba nyelem kok gak bisa bisa ya….eladalaaahhhh gimana mau bisa nyelem kalau masih pake pelampung…kekeke, mau buka pelampung takut, tapi pengen banget nyobain nyelem…free dive diantara coral dan ikan ikan….akhirnya nekad…..buka pelampung aaahhhh…..sebenernya kalau pake snorkle nggak akan tenggelam walau kita gak pake pelangpung juga, badan kita kan tetep diatas permukaan laut kok. Saya belajar nyelem sulit juga yak….beberapa kali gagal, yang ada malah aer laut ketelen karena nyemburin air pas ke permukaannya kurang kenceng. Nantikan lanjutannya di part 2 yee…sementara nikmati dulu gambar2 nya.
Iklan

One comment

  1. hihihi..masih can bisa ngojay maneh ndri…wakakakak…menta kontak diditu lah. Insha Allah gw kesono

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: