Curug Bulao October 26, 2009

Beberapa minggu yang lalu sempet ke curug panjang sama om Sart, kali ini kesitu lagi dengan niat mencari curug2 yang lainnya. Di brosur ada gambar Curug Bulao yang jaraknya menurut petugas loket 2 jam perjalanan. Jadi dari curug panjang masih jalan lagi ke arah hilir. Tentu saja di iringi biaya porter merangkap penunjuk jalan dan tiket masuknya 30rb!! padahal ke curug panjang saja cuman bayar 5000 perak (kalau gak salah). Dan ternyata guide nya minta nambah 25rb…
Perjalanan ke curug bulao bisa ditempuh lewat jalan setapak dan juga bisa menyusur sungai ke atas, dan kita sepakati untuk melintasi sungai karena kelihatannya lebih asyik dan bakalan banyak pemandangan riam yang aduhai buat di foto.

Riam di sungai kenuju Curug Bulao
Perjalanan cukup sulit, kadang2 melintas sungai, kadang2 melipir ke arah hutan, kadang2 loncat2 di bebatuan, kadang2 kalau tidak dalam ya melintas di sungainya yang jernih dan dingin. Saya dan om Sart cuman pake sendal, sambil bawa tripod dan kamera menggantung-gantung lumayan ngeri, takut kamera terantuk batu bo…. belum lagi kalau kepleset widiihhh…jangan deh kamera kecebur bisa hancur dagangan hehe…

Menyusuri Sungai
Beberapa kali kita stop untuk motret riam2 yang menarik, dan akhirnya sampai di ujungnya dalam waktu sekitar 45 menit saja. Sedikit keciwa karena dari kejauhan curugnya tersembunyi di balik celah, untuk bisa melihat curug yang sebenarnya harus berenang sekitar 25 meter, disediakan tali tambang sih, pantesan tadi kita ditawari pelampung hahahaha…. Kalau saja kita pake pelampung dan bawa drybag buat kamera kayaknya asyik juga, cuman agak ngeri euy….menurut pemandu kami, kedalaman air di pintu celah sekitar 3 meter hiiiii….atuuutttt….hahaha akhirnya kita cuman foto2 disekitar sini saja, agak kurang maksimal, lain kali harus ada persiapan yang lebih matang nih.

Topi Indiana Jones gw mejeng jadi Foreground

Ini foto2 lainnya:

Riam dan Batu Sungai
Foto Om Sart lagi motret riam…

Om Sart ngeker2

Foto Pemandu wisata yang disuruh diem 3 detik gak napas…

Sang pemandu

Tidak lupa Foto Narsis Ane dan Om Sart di depan kolam curug Bulao, tempat keluar airnya ada celah yang bisa dimasuki dan melihat curug yang lebih tinggi, ber undak-undak dan sayangnya gak bawa Olympus E-1 yang tahan air kekekekeke Nah ujung tempat jeram jatuh yang warna biru itu (bulao:bahasa Sunda) konon dalemnya 3 meter hiiiiiiiii

Foto Keluarga di depan kolam Curug Bulao

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: