Panci Bike DISCOVERY in memoriam

 

Adalah seorang teman JPG yang bernama Ivan Gunawan (bukan Ivan yg selebritis itu) yang memberikan info mengenai frame downhill yang super murah, kebetulan setelah nge lap saya nemuin sepeda bermotif batik aneh yang sedang di dorong2 orang di tanjakan sebelum turunan S di JPG. Menurut om Ivan, frame ini asalnya di bandung dan harganya sekitar 500rban saja.

Kebetulan waktu itu mau pergi ke Bandung, langsung saja booking di kang Wawan, nets Bandung dan dapet harganya 450rb saja. Itu juga perkenalan pertama saya dengan kang Wawan yang punya Nets Bandung dan bernickname Ones di sepedaku.

Framenya sendiri super berat dengan warna chrom bermotif batik di grinda bulet2 dan segitiga belakang warna hitam. Sesampainya di Jakarta langsung proyek pengecatan dimulai, warna putih pun dipilih karena tahun itu 2006-2007 warna putih baru menjadi tren. Ongkos ngecat sekitar 125rb, sudah termasuk kerok dan pernis pake spice Hecker. Dipilih pulalah decals bertuliskan Discovery. Dilengkapi dengan fork Marzocchi Drop off triple travel 170, membuat tongkrongan sepeda panci ini jadi mirip sekali dengan sepeda DH betulan.

Waktu itu saya dapet sepeda patrol yang sudah dilengkapi dengan rear shock Vanila, sempet di cat juga tapi kemudian karena gagal (warna tidak sesuai) akhirnya frame berhasil dijual tanpa shock. Nah shock Vanila inilah yang kemudian dicangkokkan ke frame Panci, tentu saja performa nya pun terdongkrak jauh. Sejak itu mulailah petualang MTB saya bersama si Panci menghiasi minggu2 yang menyenangkan, ada sekitar 1,5 tahunan. Sempat vakum karena ingin upgrade panci dengan menggunakan bearing. Komponen bearing banyak dibantu oleh kang Aris Roger Bagen dan om Jarambah dari Roger Bagen juga, sempet bawa panci ke Bekasi hanya untuk dibubut sedikit di pabriknya om Jarambah. Panci sudah semakin maknyus saja.

Panci kebanyakan dipake untuk goes di gunung, sedangkan untuk main pecicilan di dekat rumah saya pake Inlander busuk, frame kuning ber merk Planet X, sebuah frame buatan inggris. Cuman frame planet X ini lebih cocok jadi sepeda FR/DH dibandings epeda street, mulailah kepikiran untuk menjual frame kuning ini dan mencari sepeda single speed yang khusus buat main Street. Mulailah dijajakan frame dan komponennya, sayangnya frame bagus ini kurgan popular, dari penawaran harga 1,5jt yang menawar hanya berani sampai 1 jt saja. Akhirnya terpaksalah frame panci harus dijual demi sepeda treet yang di idam-idamkan. Ide lelang pun muncul Karena animo masyarakat yang tinggi. Penawaran pertama 750rb dan naik setiap 50rb sampai akhirnya tercapai harga 1,5 jt

Yah lumayan lah…akhirnya bisa juga terkumpul sejumlah dana untuk menebus sepeda street idaman, Specialized P1 2008. Berakhir juga lah petualangan saya dengan si Panci Discovery, trip terakhir adalah trip ke Palasari 4 dimana saya benar2 gempor dibuatnya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: